maunya buat fanfic, tapi gak mungkin kan ?
yang jadi castnya Summer(Sooyoung), Jessica, Kris..
maunya sih Kyuhyun sama Sooyoung, tapi daripada gurunya ga ngerti, jadi cari aja yang namanya udah lazim di indo..
---
Remain to be my friend
Jessica dan
Summer adalah sepasang sahabat yang sangat dekat. Mereka sudah bersahabat mulai
dari sekolah dasar hingga jenjang menengah atas, saat SMA pun mereka duduk
sebangku. Summer, perempuan yang cantik, tinggi, ramah dan pintar. Jessica
orang yang dingin, cuek, cantik namun tidak terlalu pintar. Keduanya berasal
dari keluarga yang lebih dari sekedar berkecukupan.
Karena
kecantikan, kepintaran, kekayaan, dan keramahan Summer, banyak orang yang
menyukainya, ada seorang laki-laki yang mencintainya, namanya Kris. Summer
tidak mengetahui bahwa Kris mencintainya, namun Jessica diam diam menyukai Kris,
suatu hari Jessica menceritakan hal ini kepada Summer.
“Summer,
kemarilah ! ada yang harus aku ceritakan”
“Ada apa Sica
? Apa kau akan curhat kepadaku ?” kata Summer sambil senyum senyum.
“Bagaimana kau
bisa tau ?
“Tentu saja
aku tau, bahkan aku bisa mengetahui apa yang terjadi denganmu hanya dengan
melihat wajahmu ! Kita kan sudah bersahabat sejak lama. Apa kau sedang menyukai
seseorang ?” balas Summer.
“ Iya Summer,
namanya Kris dia yang sering mengejar-ngejarmu itu. Bisa kah kau dekatkan aku
dengannya ?” cerita Jessica dengan muka memelasnya.
“Tentu saja
Sica, akan aku bantu sebisaku !”
“Terima kasih
Summer ! Aku menyayangimu !” teriak Jessica girang sambil memeluk Summer.
“Ada ada saja
kau Sica !” gumam Summer sambil tersenyum melihat kelakuan sahabatnya itu.
Setelah pulang
sekolah, Summer dan Jessica berpisah untuk pulang ke rumah mereka masing
masing. Sesampainya dirumah, ada pesan singkat baru yang masuk ke nomor
handphone Summer.
Dari : (skip)
Summer, ada
yang harus aku bicarakan denganmu. Besok, aku menunggumu di perpustakaan
sekolah saat istirahat.
Kris~
“Apa yang mau
dibicarakan Kris ? Baiklah, aku akan menemuinya
besok.”
Besoknya di
Sekolah . . .
“Hai Summer,
bagaimana kabarmu hari ini ?” tanya Jessica yang baru tiba di kelas.
“Apa kau tidak
melihatnya Sica ? Aku baik baik saja. Bagaimana denganmu ?”
“Baik juga
Summer J “
Teng teng
teng~ (pelajaran dimulai)
“Selamat pagi
anak anak, mari kita mulai pelajaran hari ini !”
“Baik pak”
sahut Summer, Jessica dan yang lainnya serempak.
--------------------------------------------pelajaran-----------------------------------------------
“Summer,
bagaimana pelajaran hari ini menurut mu ?” tanya Jessica
“Sangat sulit
Sica, aku sungguh tak mengerti. Bagaimana denganmu ?”
“SUMMER !!!
Apa kau sedang meledekku ? Kalau kau saja menganggap susah dan tidak mengerti,
bagaimana denganku ?” balas Jessica dengan cepat dan sedikit berteriak.
“Maafkan aku
Sica, tapi tolong jangan teriak teriak !” jawab Summer dengan wajah kesal.
“Hehe.. Maaf
Summer !” Jessica berbicara dengan selembut mungkin.
Begitulah
Jessica, sikapnya akan berbeda jika dengan Summer, dia menjadi sangat
cerewet dan menjadi lebih lembut. Jika
dengan orang lain, mana mungkin dia akan meminta maaf, mungkin dia akan memilih
untuk meninggalkan orang itu.
“Summer, apa
kau tidak lapar ? Ayo kita ke kantin !” ajak Jessica.
“Kau duluan
saja Sica, aku masih ada urusan dan harus ke perpustakaan”
“Baiklah
Summer, aku tunggu ya” balas Jessica sambil melambaikan tangannya dan menghilang
dari pendangan Summer.
Summer tidak
mungkin mengajak Jessica untuk bertemu dengan Kris, pasti Jessica akan marah
dan akan mendiamkannya. Sekarang Summer sedang dalam perjalanan untuk menemui
Kris. Saat tiba di taman dekat perpustakaan, Summer melihat ada seorang laki
laki yang sedang berdiri di kursi taman. Itu adalah Kris, saat melihat Summer,
Kris langsung menyapanya.
“Hai Summer,
bagaimana kabarmu ?” tanya Kris berbasa-basi
“Baik,
bagaimana denganmu ?” tanya balik Summer
“Baik juga J” jawab Kris.
“Ohya, ada apa
ingin menemuiku Kris ? Apa yang ingin kau bicarakan ?”
“Begini
Summer, aku menyukai-mu ! Maukah kau menjadi pacarku ?” tanya Kris dengan
terbata-bata.
Summer kaget,
dia tidak menyangka Kris akan menanyakan itu, dia pikir Kris hanya sekedar mengidolakan
dirinya. Tiba-tiba dia teringat sahabatnya, Jessica yang menyukai Kris.
Lagipula dia juga tidak tertarik dengan Kris, biarlah dia membantu Jessica agar
lebih dekat dengan Kris.
“Maaf Kris,
aku tidak bisa menerimamu” jawab Summer tenang
“Tidak bisa ?
Kenapa ? Apa kau bisa memberikan alasannya kepadaku ?” tanya Kris cepat dengan
sedikit emosi.
“Sahabatku,
Jessica dia menyukaimu, lagipula aku juga tidak tertarik denganmu, sekali lagi
aku minta maaf Kris” balas Summer dan langsung meninggalkan Kris untuk menyusul
Jessica.
Kris masih
tidak percaya, siswa populer di sekolah itu ditolak oleh seorang perempuan.
Kris menjadi sangat kesal dengan kata kata Summer yang menurutnya sangat
merendahkan dirinya, ‘Lagipula aku tidak tertarik denganmu’. Sejak saat itu,
Kris menjadi sangat dendam terhadap Summer dan berniat untuk membalas dendam.
Kemudian dia teringat akan kata kata Summer bahwa Jessica menyukainya. Wajahnya
langsung berbinar karena mendapatkan ide untuk membalas dendam kepada Summer.
“Sica, apa kau
sudah lama menungguku ?” tanya Summer dengan wajah yang dibuat semanis mungkin.
“Sudah sangat
lama Summer ! apa saja yang kau lakukan disana hah ?” bentak Jessica.
“Maafkan aku
Sica, aku tidak akan membuatmu menunggu lama lagi” balas Summer dengan wajah
takut dan memelas, dia tau benar bagaimana kelakuan sahabatnya kalau sedang
marah.
“Sudahlah, ayo
kita ke kelas !” ajak Jessica sambil menggandeng dan menarik tangan Summer.
“Iya Sica L”
------------------------------------------pulang sekolah-----------------------------------------------
Ring ring ring
(pesan masuk)
Dari : (skip)
Untuk :
Jessica
Hei Jessica,
ini aku Kris, aku sudah lama sering memperhatikanmu dan aku suka padamu. Apa
kau mau menjadi pacarku ?
Hati Jessica
sangat berbunga bunga setelas membaca pesan singkat itu. Dengan cepat dia
membalas.
Dari : Jessica
Untuk : Kris
Tentu saja aku
mau ^^
Dari : Kris
Untuk :
Jessica
Terima Kasihh J
--------------------------------di
sekolah----------------------------
“Hai
Summer,apa kabarmu?” tanya Jessica dengan wajah yang cerah, Summer yang
mengerti dengan tatapan Jessica
pun bertanya.
“Kenapa Jessie
? Wajahmu terlihat senang sekali ?” tanya Summer penasaran.
“Ya
Summer,sangaattt senang. Kemarin Kris bilang padaku bahwa dia menyukaiku, dan
sekarang kami sudah pacaran !” balas Jessica dengan wajah berseri-seri
“Apa? Kau
berpacaran dengan Kris? Selamat Sica, aku turut senang !” Summer bingung,
bukankah kemarin Kris baru menyatakan perasaannya kepada Summer.’Apakah Kris
memiliki rencana buruk untukku dan Sica ?’ batin Summer.
“Hey Summer, apa yang kamu pikirkan
? Kenapa melamun ?” Tanya Jessica sambil menggerakkan tangannya di depan
Summer. Summer pun kaget dari lamunannya.
“Ya Sica, apa kau katakan tadi ?”
Tanya Summer dengan tampang polos, Jessica pun tidak jadi marah dengannya
karena muka Summer sangat menggemaskan.
“Tidak jadi, ayo kita ke kelas !”
ajak Jessica sambil menarik tangan Summer, yang ditarik pun hanya menurut saja
tanpa melakukan apa-apa.
Saat menuju kelas, telepon Jessica
bergetar, dia langsung tersenyum mengetahui siapa yang telah mengiriminya
pesan, dia adalah Kris pacar Jessica. Kris mengajak Jessica untuk bertemu.
“Summer, aku harus menemui Kris
dulu, kau pergi ke kelas sendiri tak apa kan ?” Tanya Jessica khawatir, sementara
yang ditanya hanya menganggukkan kepala dan berjalan menuju kelas mereka. Tanpa
diketahui oleh keduanya, ini adalah awal Kris akan menghancurkan persahabatan
mereka.
Setelah tiba, Jessie langsung
menyapa Kris dengan senyum paling manis yang dimilkinya.
“Hai Kris, sudah lama menunggu ?”
Tanya Jessica berbasa-basi.
“Tidak juga, aku baru saja tiba !”
setelah itu mereka mulai cerita tentang banyak hal hingga kris mulai mengatakan
tujuan utamanya mengajak Jessica bertemu.
“Apa kau masih bersahabat dengan Summer
?” Tanya kris.
“Tentu saja. Memangnya kenapa Kris
?”
“Tidak, aku hanya bertanya. Kasihan
sekali dirimu jika terus menerus bersahabat dengannya, apa kau tidak merasakan
hal itu ?”
“Tidak pernah, dia orang yang sangat
menyenangkan, dia juga orang yang paling baik denganku” jawab Jessica mantap.
“Apa kau tidak merasa di nomor
dua-kan oleh orang lain saat berada didekat Summer ? Apa kau lupa saat semua
laki laki yang menyukaimu langsung menjauhimu karena mereka menyukai Summer ?
Apa kau juga lupa saat kau mengajari Summer, peringkatnya menjadi lebih tinggi
darimu ?” Tanya Kris bertubi tubi untuk memanas-manasi Jessica. Jessica pun
langsung teringat akan semua kejadian yang berlalu itu, dia menjadi jengkel
dengan Summer karena kata-kata dan hasutan Kris.
“Ah, aku ingat akan itu. Jadi
menurutmu aku harus berbuat apa ?”
“Jauhi saja Summer itu, biarkan dia
sendiri dan tidak memiliki sahabat” Jessica terlihat memikirkan saran Kris dan
mengangguk menyetujuinya.
“Baiklah Kris, akan ku lakukan !
Terima Kasih” Kris hanya tersenyum mendengar kata kata Jessie, “Ternyata begitu
mudah menghasutmu Jessie” batin Kris.
“Sebentar lagi, pelajaran akan
dimulai, aku harus pergi sebelum terlambat ! Aku duluan” teriak Jessie sambil
melambaikan tangannya.
Sesampainya dikelas, Summer
melambaikan tangannya ke arah Jessica, tapi Jessica hanya melewati dan
mendiamkannya. Summer bingung akan perubahan sikap sahabatnya ini. Dia segera
mengikuti langkah Jessica dan menarik tangannya.
“Jessie, kau kenapa ? Apa aku
berbuat salah padamu ? Jika ada aku minta maaf padamu Jessie” Jessica hanya diam, tidak menjawab sedikitpun
perkataan Summer. Summer memandang Jessica dengan tatapan memelas agar mau
berbicara dengannya. Namun Jessica tetap mendiamkannya.
“Lepaskan tanganmu, aku mau duduk !”
jawab Jessica dengan dingin dan terdengar tajam. Summer tentu saja terkejut
dengan kata kata Jessica, dengan terpaksa dia kembali ke tempat duduknya dengan
Jessica, namun Jessica pindah ke tempat duduk yang lain.
Summer hanya diam dan terus memikirkan
apa yang terjadi dengan Jessie, sahabatnya. Tiba-tiba dia teringat Kris. Summer
pun berinisiatif untuk menemui Kris.
----------------------------------------------istirahat------------------------------------------------
“Kris !” panggil Summer
“Hai Summer, ada apa mencariku ?
Tidak biasanya !” jawab Kris dengan nada mengejek, kris tau apa yang akan
dikatakan Summer.
“Ada apa dengan Jessica-ku ? Apa
yang kau lakukan sehingga dia menjadi dingin padaku ?” Tanya Summer berharap
kris akan memberi jawaban sesuai keinginannya.
“Tanya pada dirimu sendiri Summer
atau mungkin tanyakan langsung pada Jessie !” Saran Kris dan meninggalkan
Summer yang masih mencerna apa yang dikatakan Kris.
“Apa maksudmu hah ? Aku akan
membunuhmu jika kau melakukan hal hal yang buruk pada Jessie ! kau tau ?”
teriak Summer walaupun Kris sudah berjalan cukup jauh dari keberadaannya.
Summer memutuskan untuk menemui
Jessica dan bertanya langsung padanya.
“Jessie !” panggil Summer dengan
senyum manisnya berharap Jessica akan luluh dan baik lagi padanya.
“Apa yang kau lakukan ? Pergi dan
menjauh dariku !” teriak Jessica dan
menjauh dari Summer.
Saat pelajaran, Summer menjadi tidak
berkonsentrasi dengan pelajaran. Dia
hanya memikirkan apa yang sebenarnya terjadi saat ini.
“Summer, jangan melamun dan
perhatikan apa yang saya ajarkan !” kata guru yang sedang mengajar dengan
tegas.
“Iya pak, saya minta maaf” jawab
Summer dan kemudian menundukkan kepalanya.
-------------------------------------------------pulang
sekolah-----------------------------------------------
Saat perjalanan pulang, Summer terus
memikirkan agar Jessica mau memaafkannya.
“Ah, apa aku membelikannya coklat
dan komik saja ya oh ya sekalian membuatnya bekal ?” gumam Summer dengan terus
berjalan.
2 Minggu ini Jessica masih
mendiamkan Summer --------------------------------
Hari ini Summer datang lebih pagi ke
sekolah. Dia langsung menuju loker milik Jessica, karena bersahabat, keduanya
saling mengetahui password loker masing masing. Summer memasukkan Coklat, komik
edisi terbaru dan bekal buatannya.
“Sica, semoga kau suka !” gumam
Summer lirih.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
3 minggu ini Jessica sering
mengunjungi lokernya karena Kris biasanya menempelkan lollipop di depan
lokernya sekalian mengambil seragam olahraganya karena ada mata pelajaran
Olahraga kali ini. Dia kaget ada banyak hadiah dalam lokernya, tidak mungkin
Kris karena dia tidak memberitahukan passwordnya pada Kris. Yang mengetahuinya
Cuma dia sendiri dan Summer.
“Apa itu berarti Summer yang
memberikannya kepadaku ? Coklat kesukaanku, komik yang baru dipasarkan kemarin,
dan kotak bekal yang sering dibawanya ke sekolah saat SMP dulu” gumam Jessica
sambil memikirkan Summer.
--------------------------------------kelas------------------------------------
“ Summer” panggil Jessica saat
berada didepan tempat duduknya dengan Summer.
“Sica, kau memanggilku ? Itu berarti
kau sudah tidak marah denganku Sica ?” Tanya Summer dengan wajah yang ceria.
“Kau
tau, aku sudah menahan agar tidak berbicara denganmu, sepertinya aku gagal,
susah sekali untuk tidak berbicara denganmu Summerku sayang” kata Jessica
sambil tersenyum dan memeluk Summer.
“Sica,
kau sudah membuatku khawatir, sekarang kau harung memberitahuku mengapa 2
minggu ini kau mendiamkanku ?” tuntut Summer dengan wajah cemberut.
“Baiklah nona, akan aku ceritakan
padamu !”
Jessica pun mulai menceritakan apa
yang Kris katakana padanya sehingga dia menjadi sediki tidak suka pada Summer.
Summer hanya tertawa mendengarnya.
“Sica, kau mengenalku lebih dahulu,
mengapa kau mendengar kata-katanya ? Apa karena cinta Sica ? Konyol sekali
cinta itu. Aku tau bahwa Kris pasti memiliki rencana buruk untuk kita ! Kau
tau, sehari sebelum dia mengatakan bahwa dia menyukaimu, dia mengeajakku
bertemu dan mengatakan hal yang sama, namun aku menolaknya karena sahabatku
yang cantik ini suka dengannya” cerita Summer panjang lebar.
“Huh, jahat sekali dia itu, baiklah
sebentar aku akan memutuskannya dan menceramahinya habis-habisan. Temani
temanmu yang cantik ini ya Summer ?” ajak Jessica sambil memasang wajah
polosnya.
“Baiklah, jangan memasang tampang
seperti itu lagi Sica, sangat menggelikan kau tau ?” balas Summer dengan senyum
yang terus merekah dari wajah cantiknya.
Mereka pun tertawa bersama dan
beranjak untuk menemui Kris, wajah Kris sangat aneh saat melihat kedua sahabat
ini tertawa dan berjalan bersama. Ternyata dia gagal menghancurkan sebuah
persahabatan yang telah berjalan lama dengan sebuah rencana yang jahat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar